Cara Flash Firmware Samsung Galaxy A10 SM-A105G

Cara Flash ROM Samsung Galaxy A10 SM-A105G - Samsung Indonesia secara resmi memboyong Galaxy A10 ke Tanah Air pada bulan Maret 2019 silam. Ponsel yang memiliki nomor seri SM-A105G ini saat pertama meluncur telah menjalankan Android Pie 9.0 yang dibalut oleh antarmuka One UI.

Selang beberapa bulan setelah peluncurannya, perangkat lunak atau firmware Samsung Galaxy A10 telah beberapa kali mendapatkan pembaruan sistem. Pembaruan / update ini bisa dilakukan oleh pengguna dengan beberapa metode, termasuk update melalui OTA maupun manual.

Pembaruan via OTA dalam hal ini dapat dilakukan dengan mudah, tanpa perlu menggunakan alat atau bahan tambahan, cukup melalui menu pengaturan saja. Tetapi metode ini memiliki banyak keterbatasan dan hanya bisa melakukan pembaruan sistem, perbaikan bug, peningkatan kinerja dan error ringan saja.

Sementara update manual, yang dalam hal ini flashing Stock ROM atau Firmaware Galaxy A10 memang membutuhkan bebeberapa peralatan serta aplikasi tambahan, tetapi mempunyai banyak keunggulan tersendiri. Apa saja itu? Berikut uraiannya.

Manfaat Flash Firmware

  1. Memperbaiki firmware yang rusak.
  2. Downgrade atau Upgrade OS.
  3. Memperbaiki bug sistem.
  4. Memperbaiki ponsel yang mengalami restart sendiri.
  5. Memperbaiki Bootloop (Stack di Logo).
  6. Mengatasi lupa password atau kunci pola.
  7. Dapat menghapus status Root.
  8. Solusi untuk softbrick.
  9. Solusi layar yang tidak sensitif.
  10. Memperbaiki smartphone yang lambat / hang.
  11. Memperbaiki Custom Binary Blocked By FRP Lock.
  12. Menghapus malware atau virus yang ada didalam ponsel.
  13. Dan sebagainya.

Cara Flash Samsung A10 (SM-A105G)

Sebelum memulai proses flash / pemasangan firmware kedalam ponsel, tentu saja Anda harus mempersiapkan beberapa peralatan ataupun aplikasi yang diperlukan.

1. Persiapan Alat dan Bahan

  1. HP Samsung Galaxy A10 tentunya.
  2. Kabel USB yang ori (asli).
  3. Komputer berbasis Windows, baik berupa PC/Laptop.
  4. Download dan Install Samsung USB Driver, lalu restart komputer.
  5. Download dan ekstrak file ODIN3_v3.13.1 (tidak perlu diinstall) kemudian simpan di tempat yang gampang ditemukan.
  6. Download Firmware Samsung A10 (SM-A105G XID) kemudian ekstak filenya sehingga menjadi ekstensi .tar.md5.

2. Proses Flashing Firmware Galaxy A10

Peringatan!
Silahkan gunakan tutorial ini hanya jika Anda yakin 100% tentang risiko akibat dari melakukan flash ponsel Anda. AndroLite.com tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang disebabkan oleh penggunaan file beserta panduan di situs web ini. Do With Your Own Risk (DWYOR)!
Step #1. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah matikan HP Samsung Galaxy A10 kalian hingga posisi Off total.

Step #2. Masuk ke mode downloading dengan cara menekan tombol "Volume Atas + Volume Bawah + Power" secara bersamaan sekitar 3 hingga 5 detik hingga ponsel bergetar. Ketika logo booting Samsung terlihat, lepas ketiga tombol tersebut. Setelah itu tekan lagi tombol "Volume Atas" untuk masuk ke menu "Downloading Mode".

Step #3. Proses selanjutnya silahkan jalankan aplikasi ODIN3_v3.13.1 yang sebelumnya sudah kalian ekstrak filenya. Jalankan dengan melakukan klik kanan pada file kemudian pilih run as administrator.

Step #4. Hubungkan ponsel ke komputer menggunakan kabel USB. Untuk memastikan keduanya sudah terhubung dengan baik, lihat pesan "Added" pada tab log. Apabila tidak ada, maka cobalah pindahkan kabel USB ke port yang lain atau ganti kabel USB.

Step #5. Tahap berikutnya, klik tab "Options". Centang () "Auto Reboot" dan "F. Reset Time". Sisanya biarkan saja (jangan dicentang).

Step #6. Langkah selanjutnya klik tombol "AP", kemudian pilih file Firmware / ROM yang sudah Anda donwload sebelumnya. Ingat, file tersebut harus sudah berekstensi .tar.md5 (bukan .zip atau .rar). Setelah itu klik tombol Open.

Step #7. Berikutnya, klik tombol "Start" untuk memulai proses instalasi firmware. Tunggu beberapa saat hingga prosesnya selesai. Untuk proses ini biasanya memerlukan waktu sekitar 3 sampai 5 menit.

Catatan: Untuk mengetahui apakah proses pemasangan ROM berhasil ataukah tidak, silahkan lihat pada bagian kiri atas aplikasi ODIN. Jika terdapat tulisan "PASS!", berarti prosesnya berhasil. Namun apabila pesannya "FAIL!" berarti gagal.

Beberapa faktor yang kadang menyebabkan terjadinya kegagalan biasanya disebabkan USB tidak rapat atau goyang saat proses pemasangan ROM dan file ROM rusak / belum berekstensi .tar.md5.
Step #8. Terakhir, apabila pesan pada ODIN sudah menunjukkan "PASS" yang artinya berhasil, maka ponsel secara otomatis akan melakukan Restart. Nah, pada tahap ini Anda sudah bisa mencabut kabel USB, kemudian tunggu beberapa saat hingga ponsel menyala sempurna dan masuk ke layar utama. Selesai.

Penutup

Proses flashing Samsung A10 di atas, pada dasarnya sama saja dengan memasang firmware untuk semua jenis HP Samsung Galaxy. Perbedaannya hanya terdapat pada pemilihan jenis file ROM dan cara masuk ke menu downloading mode. Selebihnya, tidak ada yang berbeda.

Demikanlah tutorial lengkap tentang bagaimana cara Flashing Firmware / ROM Samsung Galaxy A10 SM-A105G (XID) di atas. Semoga bermanfaat bagi Anda yang membutuhkan. Terima kasih telah berkunjung dan salam.