Install TWRP 3.3.1 + Cara ROOT Samsung Galaxy A10

Cara Pasang / Install TWRP 3.3.1 dan ROOT Samsung A10 (SM-A105F, SM-A105FN, SM-A105G, SM-A105M) Android Q 10/Pie 9.0 - Meski panjang dan rumit, namun untuk memasang custom recovery dan melakukan rooting terhadap HP Samsung A10 ternyata bukanlah sebuah perkara yang sulit untuk diterapkan. Dalam hal ini ada dua opsi yang bisa dipilih, pertama Root via TWRP dan kedua Tanpa TWRP.

Meski demikian perlu ketelitian dalam melakukannya, bila tidak maka prosesnya akan gagal serta bisa menyebabkan kerusakan permanen pada perangkat. Install TWRP dan Root Galaxy A10 sendiri selain memiliki banyak manfaat, teranyata juga memiliki banyak resiko yang harus ditanggung. Untuk itu sebelum memutuskan ingin melakukannya, sebaiknya pertimbangkanlah terlebih dahulu.

1. Manfaat & Resiko Pasang TWRP / ROOT Samsung A10

Nah, untuk memudahkan kalian mengambil keputusan, berikut beberapa kelebihan (manfaat) dan kekurangan (resiko) pasang TWRP / Root Samsung Galaxy A10.

1.1. Manfaat

  1. Pasang kustom ROM via TWRP
  2. Mem-flash berbagai file mod zip.
  3. Mem-flash Modul Xposed.
  4. Mem-flash file gambar.
  5. Melakukan Root dan Unroot.
  6. Backup & Restore ROM / Sistem / Nandroid.
  7. Factory reset / hard reset.
  8. Wipe data, cache, dan dalvik.
  9. Akses semua file yang ada di direktori root perangkat.
  10. Meningkatkan kinerja melalui overclocking.
  11. Menghemat daya baterai dengan melakukan underclocking.
  12. Hapus aplikasi bawaan / bloatware.
  13. Dapat memblokir Iklan yang sering muncul.
  14. Melihat, mengedit, atau menghapus file sistem apa pun di dalam direktori root.
  15. Ruang penyimpanan internal lebih lega.

1.2. Resiko

  1. Sistem keamanan lemah sehingga mudah terserang virus / malware.
  2. Garansi toko / resmi hilang.
  3. Menyebabkan kerusakan permanen perangkat.
  4. Dapat mengakibatkan bootloop.

2. INSTALL TWRP & ROOT Samsung A10

Ada dua metode yang bisa ditempuh untuk melakukan root Samsung A10. Pertama flash melalui custom recovery TWRP dan kedua root tanpa Recovery. Metode via TWRP mengharuskan kalian untuk mengganti recovery (CWM) bawaan / parik dengan custom recovery TWRP agar bisa mem-flash file root.

Sedangkan root tanpa TWRP bisa diterapkan melalui aplikasi flashtool ODIN. Jadi kalian tinggal memilih metode mana yang akan digunakan. Nah untuk memulai prosesnya, berikut langkah-langkahnya.

Peringatan!
Memodifikasi dan melakukan rooting perangkat dapat menyebabkan hilangnya garansi, jebolnya sistem keamanan KNOX, bootlop hingga dapat mengakibatkan kerusakan. Untuk itu AndroLite.com tidak bertanggung jawab hal-hal tersebut terjadi yang disebabkan oleh penggunaan informasi dan file yang ada di situs ini. Do With Your Own Risk.
Penting!
Proses root juga dapat mengakibatkan terhapusnya semua data yang ada didalam memori internal ponsel. Untuk itu, sebelum melakukannya, silahkan pindahkan (BACKUP) semua data ke penyimpanan lain, seperti kartu memori (microSD), komputer, awan (cloud) dan lain sebagainya.

2.1. Persiapan

  1. Untuk pasang TWRP dan Root, kalian butuh Laptop atau PC.
  2. Sebuah kabel USB untuk menghubungkan ponsel dengan komputer.
  3. OEM Unlock dan USB Debugging dalam keadaan aktif. TUTORIAL
  4. Download salah satu file TWRP berikut lalu simpan di komputer.
  5. SAMSUNG_USB_Driver.exe (install di komputer).
  6. ODIN3_v3.13.3.zip (ekstrak di komputer).
  7. Magisk Manager.apk (install di ponsel).
  8. Magisk_Root.zip (simpan di ponsel).
  9. DM/No-Verity.zip (simpan di ponsel).
  10. Multi-disabler-samsung-v2.2.zip (simpan di ponsel).
  11. Tambahan file untuk opsi ROOT TANPA TWRP.

2.2. Root via Recovery TWRP

Sebelum memulai root, kalian perlu memasang custom recovery terlebih dahulu untuk bisa mem-flash file root seperti Magisk Root, Super SU dan sebagainya.

2.2.1. Install TWRP

  1. Matikan perangkat Galaxy A10 hingga mati total.
  2. Booting ke mode Downloading. Dalam hal ini ada dua opsi yang bisa dilakukan :
    • Opsi #1 : Tekan dan tahan POWER + VOL ATAS + VOL BAWAH.
    • Opsi #2 : Tekan dan tahan VOL ATAS + VOL BAWAH lalu colokkan kabel USB yang sudah terhubung ke komputer (sembari tetap menekan tombol Vol Atas + Vol Bawah).
    Lepaskan tombol-tombol tersebut bila layar telah menampilkan "Warning".
  3. Pada tampilan Warning, tekan tombol Volume Atas untuk melanjutkan (continue) ke menu utama Downloading Mode.
  4. Buka komputer lalu jalankan aplikasi ODIN dengan cara run as administrator.
  5. Pastikan ODIN telah mendeteksi perangkat Galaxy A10 kalian dengan melihat pesan 'Added!!' pada tab 'Log' atau terdapat alamat port di bawah ID:COM.
  6. Berikutnya, klik tab 'Options'. Hilangkan semua centang () yang ada pada kolom tersebut.
  7. Klik tombol "AP" lalu cari dan pilih file TWRP-3.3.1-A10.img / TWRP-3.3.1-A10.tar yang ada didalam komputer.
  8. Untuk memulai proses penginstalan TWRP, silahkan klik tombol 'Start' dan tunggu hingga selesai.
  9. Bila sudah selesai, silahkan cabut kabel USB yang menghubungkan ponsel dengan komputer.
  10. Untuk keluar dari Mode Downloading dan booting untuk pertama kalinya ke TWRP, silahkan tekan dan tahan tombol "POWER + VOL BAWAH". Saat layar blank / hitam, segera lepaskan tombol Volume Bawah lalu pindahkan jari ke tombol Volume Atas dengan tetap menekan tombol Power.
  11. Saat berada di menu awal TWRP, centang pada "Never show this screen during boot again" lalu usap ke kanan pada "Swipe to allow Modification".
  12. Berikutnya, tap Wipe » Format Data » ketik "Yes" » OK dan tunggu hingga prosesnya selesai.
  13. Untuk mencegah terjadinya bootloop saat ponsel dinyalakan ulang, flash file Dm/No-verity.zip dan Multi-disabler-samsung-v2.2.zip. Caranya tap Install > Select Storage > lalu cari kedua file tersebut. Setelah itu usap ke kanan pada "Swipe to confirm flash" untuk mulai mem-flash serta tunggu hingga selesai.
  14. Pada tahap ini, kalian sudah bisa melakukan reboot ke sistem.
  15. Selesai.

2.2.2. Root via TWRP

  1. Nonaktifkan perangkat hingga off total.
  2. Selanjutnya, silahkan Booting ponsel ke mode Recovery TWRP :
    • Opsi #1 : Tekan dan tahan POWER + VOL ATAS.
    • Opsi #2 : Dalam keadaan ponsel menyala, Tekan dan tahan tombol "POWER + VOL BAWAH". Saat logo booting Samsung muncul, lepaskan tombol Volume Atas lalu pindahkan jari ke tombol Volume Atas dengan tetap menekan tombol Power.
  3. Apabila sudah berada pada menu TWRP, selanjutnya tap Install.
  4. Flash ketiga file berikut (sesuai urutan). Caranya tap Install » Select Storage » Cari & Piih File :
    • Magisk_Root.zip
    • DM/No-Verity.zip
    • Multi-disabler-samsung-v2.2.zip
    Usap ke kanan pada "Swipe to confirm flash" untuk memulai proses flashing.
  5. Selanjutnya, silahkan pilih Reboot » Reboot to System.
  6. Untuk mengatur Magisk, silahkan Install Magisk_Manager.apk di HP.
  7. Untuk cek status root, silahkan unduh aplikasi Root Checker lalu jalankan.
  8. Selesai.

2.3. Root TANPA TWRP

Sedikit berbeda dengan cara di atas, Root tanpa recovery TWRP juga merupakan salah satu opsi terbaik untuk melakukan rooting. Bagaimana caranya? Berikut tutorial lengkapnya.
  1. Eksrak Firmware/ROM menggunakan aplikasi 7-Zip. Dari hasil eksrak, klik kanan pada file AP_A105FXX.tar.md5, pilih 7-Zip » Open Arcive. Di dalam aplikasi 7-Zip, klik kanan pada file boot.img.lz4 » Copy To. File ini akan dipindahkan ke folder firmware yang telah ekstrak. Pindahkan (Copy) file ini ke memori eksternal ponsel.
  2. Jalankan aplikasi ZArchiver. Tap pada file boot.img.lz4 kemudian pilih Extract Here. Nah di tempat yang sama kalian akan melihat 2 file sama dengan ekstensi berbeda, pertama boot.img.lz4 dan kedua boot.img. Silahkan hapus boot.img.lz4.
  3. Install magisk_manager.apk lalu jalankan. Tap Install yang ada disamping Magisk is not installed. Tap lagi Install » Select and Patch a File » Cari file boot.img dan tunggu sampai proses flash selesai. Untuk melihat file boot.img yang telah di-patch, silahkan buka Memori Internal > Download > Magisk_patched.img.
  4. Selanjutnya copy kembali file Magisk_patched.img tersebut ke komputer kemudian ganti namanya menjadi boot.img. Setelah itu, klik kanan pada file boot.img » 7-Zip » Add to archive. Pada kolom Archive Format, pilih tar kemudian klik OK.
  5. Matikan ponsel lalu Booting ke Downloading Mode. Dalam hal ini ada dua opsi yang bisa dilakukan :
    • Opsi #1 : Tekan dan tahan POWER + VOL ATAS + VOL BAWAH.
    • Opsi #2 : Tekan dan tahan VOL ATAS + VOL BAWAH lalu colokkan kabel USB (sembari tetap menekan tombol Vol Atas + Vol Bawah).
  6. Pada tampilan Warning, tekan dan tahan tombol VOL ATAS selama kurang lebih 10 detik atau sampai masuk ke tampilan "Unlock Bootloader?". Lanjutkan dengan memilih opsi "Yes" dengan menekan tombol "VOLUME ATAS".
  7. Saat layar menampilkan pesan "The phone's bootloader is unlocked ...", silahkan tekan tombol "POWER" untuk melanjutkan. Tunggu hingga ponsel selesai melakukan penghapusan data (Erasing).
  8. Setelah selesai, layar akan kembali menampilkan pesan "The phone's bootloader is unlocked ...". Sekali lagi tekan tombol "POWER" untuk melanjutkan atau tunggu hingga ponsel melakukan restart sendiri.
  9. Saat ponsel sudah menyala sempurna, silahkan lakukan konfigurasi awal sama seperti ponsel dalam keadaan baru, tetapi JANGAN "Sign in" atau membuat akun baru Google dan Samsung (skip saja bila mendapatinya).
  10. Matikan lagi perangkat lalu booting kembali ke Downloading Mode. Caranya sama saja dengan langkah #2 di atas. Pada tampilan Warning, tekan tombol Volume Atas untuk melanjutkan (continue) ke menu utama Downloading Mode.
  11. Jalankan aplikasi ODIN secara run as administrator.
  12. Pastikan ODIN telah mendeteksi perangkat dengan melihat pesan 'Added!!' pada tab 'Log' atau terdapat alamat port di bawah ID:COM. Hapus semua centang yang ada di tab 'Options'.
  13. Klik tombol AP lalu cari dan pilih file boot.tar. Klik 'Start' untuk memulai proses rooting dan tunggu sampai selesai.
  14. Jika berhasil, silahkan cabut kabel USB yang menghubungkan antara HP dengan PC dan silahkan reboot ponsel dengan cara tekan dan tahan tombol "POWER + VOL BAWAH". Lepaskan kedua tombol tersebut ketika logo booting Samsung muncul.

3. Solusi Bootloop Samsung A10

Bila perangkat mengalami bootloop (stuck / berhenti hanya sampai di logo booting Samsung) ketika mengaplikasikan tutorial di atas, ada beberapa solusi yang bisa dilakukan.
  1. Flash ulang Firmware. Bisa lihat tutorialnya DISINI.
  2. Lakukan factory/hard reset via Recovery. Turorialnya DISINI.
  3. Pastikan mem-flash file Dm/no-verity dan Multi-disabler-samsung-v2.2.zip sesaat setelah pemasangan twrp selesai.
Panduan tersebut di atas dapat diterapkan untuk semua seri / model Samsung Galaxy A10 yakni SM-A105F/DS, SM-A105FN/DS, SM-A105G/DS, SM-A105M/DS baik itu yang masih menjalankan OS Android Pie v9.0 ataupun versi teranyar saat ini Android Q 10.0.

Nah, demikianlah tutorial terlengkap bagaimana cara pasang / install TWRP dan ROOT Samsung Galaxy A10 pada kesempatan kali ini. Semoga tutorial tersebut berhasil kalian diterapkan. Tetapi jika memiliki pertanyaan, silahkan meninggalkan komentar.