Magisk Root 15.3.zip + 5.6.0.apk Download, Penjelasan + Cara Penggunaannya

advertisement
Penjelasan Lengkap, Cara Menggunakan dan Download Aplikasi Magisk Root Terbaru - Ketika kalian mendengarkan nama Magisk Root, mungkin kalian bertanya-tanya dalam hati, aplikasi root apakah ini? apa kelebihannya dan apakah bisa meroot ponsel yang saya gunakan? Menjawab semua pertanyaan tersebut, berikut ini saya akan jelaskan sedetail mungkin dan saya juga akan berikan tutorialnya kepada kalian tentang Bagaimana Cara Menggunakan Magisk Root plus link downloadnya.

Apa itu Magisk Root?

Magisk Root adalah sebuah aplikasi root android yang dikembangkan oleh salah seorang member XDA-Developers bernama Topjohnwu, dimana aplikasi ini merupakan alternatif terbaik Chainfire's SuperSU yang selama ini sudah kita kenal. Aplikasi ini tergolong baru dikalangan pengguna root, meski kenyataannya sudah ada sekitar bulan Oktober tahun 2016 lalu.

Walaupun tergolong baru, orang-orang sudah mulai banyak menggunakannya. Hal ini karena disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya adalah pada fitur yang ada didalamnya.

Apakah kelebihan Magisk Root?

Kelebihan dari aplikasi ini sudah tentu dari lebih baik dari SuperSU jika dipandang dari beberapa aspek. Tidak seperti SuperSU yang hanya memberikan atau menolak hak akses root untuk beberapa aplikasi tertentu, Magisk dapat menyembunyikan status root dengan sangat baik dari sebagian besar aplikasi yang menolak dipasang atau dijalankan. Misalnya aplikasi Pokemon GO, Perbankan, AndroidPay dan sebagainya yang tidak memberikan izin untuk diinstall atau dijalankan pada ponsel android yang dalam keadaan root.

Selain itu, pengguna juga masih tetap bisa menginstall atau mengupdate sistem operasi android melalui OTA meski ponsel dalam posisi root. Sebab, seperti yang telah kita pahami bersama bahwa ketika perangkat dalam keadaan root (dalam hal ini menggunakan SuperSU), maka pengguna sama sekali tidak akan pernah bisa melakukan update Android via OTA. Jadi, itulah sebabnya mengapa Magisk lebih baik dari aplikasi root lainnya.

Apa Kekurangan Magisk?

Tidak ada gading yang tak retak, begitupun dengan aplikasi ini. Walaupun hal ini jarang terjadi, me-root memakai metode ini kadang bisa menyebabkan perangkat bootloop dan sudah pasti mengakibatkan kehilangan garansi atau bahkan bisa menyebabkan kerusakan pada perangkat. Jadi sebelum menggunakannya, baik itu Magisk atau aplikasi yang sejenisnya, lebih baik pikirkanlah terlebih dahulu mengenai resiko yang mungkin terjadi.

Bagaimana Cara Kerja Magisk Root?

Magisk bekerja secara Systemless dan dikemas sebagai Universal Systemless Interface yang tidak mengubah partisi sistem dengan cara apapun. Namun belum diketahui secara pasti apakah metode ini tetap akan menjebol sistem keamanan android seperti Knox pada Samsung atau tidak. Karena apabila dibandingkan saat memakai SuperSU, maka mau tidak mau sistem keamanan harus dijebol terlebih dahulu kemudian root akan dilakukan.

Lebih lanjut, Magisk dapat menyembunyikan modifikasi dari verifikasi integritas perangkat, salah satu sasaran utamanya adalah bersembunyi dari API SafetyNet G**gle dan mampu berjalan pada Android mulai 5.0 (API 21) hingga versi 7.0. Menggunakan Metode ini merupakan solusi rooting Open source terbaik untuk Android. Sekarang ini Magisk sudah mulai digunakan oleh para pengembang untuk membuat Custom Mod Android tanpa mengganggu file sistem yang sudah ada. Artinya, aplikasi ini bisa digunakan untuk membuat beberap custom file sistem.
Diagram Magisk (Klik untuk memperbesar gambar)

Download Magisk Root

Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk menggunakan Magisk, yaitu flasing melalui TWRP dan melalui Magisk Manager. Tetapi hal ini akan kita bahas pada langkah berikutnya dan bagi kalian yang membuhkannya, silahkan download filenya berikut ini.

1. Flashable MagiskRoot

2. MagiskRoot Manager Apk

3. MagiskRoot Uninstaller

Silahkan pilih salah satu file yang ada di atas, baik itu Flashable (untuk rooting), Manager (setting root) dan Unistaller (untuk menghapus Magisk dari sistem android).

Cara Menggunakan Magisk Root

Sama seperti SuperSU yang juga tidak mendukung semua perangkat Android dan bisa mengakibatkan terjadinya Bootloop, jadi saya sarankan agar kalian melakukan Full Backup, baik itu Data ataupun OS Android.

1. Flash Magisk Root via TWRP

Untuk memakai cara ini, smartphone kalian harus sudah terpasang TWRP. Apabila belum, silahkan install terlebih dahulu dan jika sudah, maka silahkan lanjutkan ke tahapan selanjutnya.
  1. Unduh salah satu file Magisk di atas, kemudian salin / pindahkan ke memori internal atau kartu memori smartphone.
  2. Aktifkan / Enable "OEM Lock". Caranya, silahkan baca Tutorial Mengaktifkan OEM Lock.
  3. Matikan / Turn Off smarphone hingga posisi off total (biasanya ada getaran).
  4. Masuk ke custom recovery "TWRP". Caranya tekan tombol "Power + Volume Atas + Home" secara bersamaan hingga smartphone bergetar.
  5. Tap "Install" dan cari file Magisk yang sudah kalian unduh dan sudah kalian salin ke penyimpanan smartphone sebelumnya.
  6. Geser / Usap ke arah kanan pada "Confirm to continue flash". Tunggu beberapa saat.
  7. Setelah prosesnya selesai, sebaiknya pilih "Wipe Dalvik/Cache" terlebih dahulu.
  8. Pilih "Reboot to System". Sekali lagi tunggu hingga masuk ke menu home android.
  9. Selesai.

2. Root Melalui Magisk Manager Apk

Tidak hanya bisa dipasang melalui TWRP, Magisk juga bisa me-root atau melakukan berbagai macam pengaturan melalui Magisk Manager. Untuk penggunannya, berikut langkah-langkahnya.
  1. Install "Magisk-Manager.apk" kemudian jalankan.
  2. Apabila ada pesan "Install Blocked" buka "Pengaturan » Keamanan » aktifkan Unknow Source".
  3. Setelah selesai, Magisk akan mendeteksi perangkat dan akan ada sebuah jendela kecil muncul, selanjutnya tap "Install". Pilih salah satu metode yang akan digunakan "Download Zip Only" atau "Patch Boot Image File".
  4. Secara otomatis, file akan diunduh. Setelah selesai, aplikasi akan membuat script recovery dan mulai melakukan rooting. Tunggu beberapa saat.
  5. Apabila prosesnya berhasil, maka smartphone akan melakukan restart. Tapi jika hal ini tidak terjadi, silahkan restart manual smartphone kalian.
  6. Selesai.
Cara yang kedua ini memiliki tingkat keberhasilan yang lumayan cukup rendah, untuk itu saya lebih menyarankan agar meggunakan cara yang pertama yaitu melalui TWRP.

3. Solusi Jika Bootloop Terjadi

Sejak awal saya sudah tekankan kepada kalian agar melakukan Backup Full, baik itu berupa Data ataupun Sistem Operasi Android Kalian. Karena apabila terjadi Bootloop, maka kalian bisa merestore data dan OS Android seperti semula. Tetapi apabila hal ini terjadi, maka bisa diatasi menggunakan Magisk Unistaller dan ini hanya bisa dilakukan dengan cara flashing via TWRP. Untuk penggunaannya, berikut langkah-langkahnya.
  1. Download Magisk-Uninstaller.zip kemudian salin ke peyimpanan ponsel.
  2. Matikan ponsel dan masuk ke "TWRP".
  3. Pilih "Install" dan cari file Magisk-Uninstaller.zip.
  4. Usap ke arah kanan pada "Swipe to confirm flash".
  5. Pilih "Wipe Dalvik/Cache".
  6. Tap "Reboot to System".
  7. Selesai.

4. Cara Menyembunyikan Status Root dari Deteksi Aplikasi

Menyembunyikan status root sangatlah mudah untuk dilakukan. Berikut caranya.
  1. Install "Magisk-Manager.apk" kemudian jalankan.
  2. Apabila ada pesan "Install Blocked" buka "Pengaturan » Keamanan » aktifkan Unknow Source".
  3. Selanjutnya buka "Pengaturan / Settings" lalu aktifkan "Magisk Hide". Setelah itu tekan tombol Back.
  4. Tap "Hide" pada setiap aplikasi yang diinginkan agar status root tidak terdeteksi.
  5. Selesai.
Didalam modul Magisk Manager, terdapat banyak fitur yang bisa digunakan, misalnya sytemless file hosts untuk memblokir iklan, Xposed Framework systemless, mod audio seperti fitur ViperAudio atau Dolby Atmos serta beberapa fitur penting lainnya. Silahkan kalian gunakan sesuai dengan keperluan.
Demikianlah artikel tentang Penjelasan / Pengertian, Kelebihan, Fitur, Kekurangan, Cara Menggunakan dan Download Aplikasi Magisk Root Terbaru pada kesempatan kali ini, semoga bermanfaat bagi kalian yang membutuhkan. Terima kasih dan salam.
Related Posts
Open Comments